Aku terluka, tapi aku malah membiarkan luka itu terus memburuk. Bukan malah ku obati..
S K S D Seperti biasa, selalu saja ada hal yang bisa membuatku tak betak betah di kelas, apalagi saat dosen tak kunjung datang. Aku juga tidak tahu, ntah apa yang membuat kaki ini tidak bisa anteng untuk tetap di kelas. Aku pergi ke lorong kelas, menelusuri kelas demi kelas. Melihat- lihat dosen yang mana masuk di kelas yang mana. Hingga aku tiba di pelataran lorong, tempat sirkulasi udara, melihat-lihat ke arah luar, dan kudapati kawanku menuju ke arah kampus, ku panggili namanya dan aku melambai-lambaikan tangan isyarat ada suara yg memanggil. Tak sadar, di sebelahku sudah berdiri seorang pria dengan fisiknya yang putih, tinggi, kurus dan hidungnya yang mancung serta rambutnya yang sedikit panjang, tak lupa di sematkan topi kupluk berwarna abu-abu menambah ciri khas dari pria tersebut. Sontak aku pun terkejut, ia semakin mendekat. Aku yang ketakutan lari tunggang langgang menuju kelas. "Siapa sih, sok kenal banget" batinku. Jam perkuliahan telah usai,...
Komentar
Posting Komentar