Statusmu melewati lini masa facebookku, aku tak tau apa motifmu dengan meminta pertemanan kepadaku beberapa hari yang lalu dengan akun barumu. Kuingat-ingat kisah kita dahulu, seorang remaja yag masih malu-malu, ingin mencoba beberapa hal baru, mengenalmu via facebook, kita saling bersaling sapa lewat pesan masuk, tapi kuyakin kau tak tau siapa aku. Aku yang kurang percaya diri dahulu, hanya kau jadikan tempat bertanyamu tentang seorang teman yang ingin kau jadikan pacarmu.
Aku tak pernah berani untuk menyapamu ketika kita berpapasan di lorong sekolah, karena aku si pemalu.
Ku buka kembali ruang pesan itu, aku dengan senang hati membantumu, dan kau juga antusias dengan hal itu.
Sekarang ini, dia yang kau tanyai dahulu, sudah memiliki seorang suami dan seorang anak. Lantas, apa kabar kita (mohon maaf, saya)?
Aku tentu baik-baik saja, kalau kamu sepertinya sedang sibuk mengurusi skripsimu, semangat ya! Anak UIN semester akhir:)
Komentar
Posting Komentar